Meshing atau diskretisasi adalah proses membagi domain fluida yang bersifat kontinu menjadi domain komputasi yang bersifat diskrit, sehingga persamaan diferensial parsial nonlinier dalam mekanika fluida dapat diselesaikan secara numerik (pembahasan lebih lanjut akan dijelaskan pada bab teori solver).
Secara umum, ukuran mesh yang lebih kecil akan menghasilkan hasil komputasi yang lebih detail dan akurat, tetapi akan meningkatkan jumlah elemen, sehingga membutuhkan usaha komputasi yang lebih besar.
Sebelum membahas lebih dalam mengenai meshing, penting untuk memahami beberapa terminologi yang digunakan dalam meshing, seperti yang diilustrasikan pada Gambar berikut, dengan definisi sebagai berikut:

• cell – volume kontrol tempat domain dibagi
• node atau vertex – titik ujung dari sebuah grid
• cell center – titik pusat dari sebuah cell
• edge – batas sisi dari sebuah face
• face – batas sisi dari sebuah cell
• zone – kumpulan node, face, dan cell
• domain – kumpulan dari zone node, face, dan cell
Penting untuk memahami perbedaan antara terminologi mesh dan geometri; beberapa perangkat lunak memiliki istilahnya masing-masing, namun secara umum istilah “point”, “line”, dan “surface” pada mesh digunakan dengan cara yang sama seperti “node”, “edge”, dan “face” pada geometri. Beberapa pertimbangan penting dalam pembuatan mesh meliputi:
• Resolusi atau tingkat detail mesh
• Jenis mesh yang digunakan
• Perangkat keras yang digunakan untuk simulasi (umumnya, mesh dengan resolusi lebih tinggi memerlukan RAM yang lebih besar untuk menyimpan data mesh selama proses meshing)
Referensi
Leave a Reply